RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS (Brassica oleracea L.) DATARAN RENDAH TERHADAP EFISIENSI PEMUPUKAN NITROGEN DENGAN PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK

Umar Faruk, Sulistyawati Sulistyawati, Sri Hariningsih Pratiwi

Abstract


Tanaman kubis merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh manusia. Salah satu upaya peningkatkan produksi dalam budidaya tanaman kubis adalah dengan memberikan nutrisi bagi tanaman dalam bentuk pupuk anorganik, salah satunya pupuk urea yang mengandung 46% nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman kubis dataran rendah terhadap efisiensi pemupukan nitrogen dengan penambahan bahan organik. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Kedawung Wetan Kec. Grati Kabupaten Pasuruan pada ketinggian ± 4 m dpl dengan suhu rata-rata 22oC-31oC serta curah hujan sebesar 143 mm/bulan pada bulan Juni- September 2016.

Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non-faktorial dengan perlakuan efisiensi pupuk urea yang terdiri dari 4 level yaitu efisiensi N 0% tanpa pupuk granul, efisiensi N 25% dengan pupuk granul, efisiensi N 50% dengan pupuk granul dan efisiensi N 75% dengan pupuk granul yang diulang enam kali.

Hasil penelitian menunjukkan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 25% dengan penambahan pupuk organik mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik pada semua parameter pengamatan. Hasil kubis pada perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 25% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil lebih tinggi yaitu sebesar 42,46 ton ha-1, perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 50% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil sebesar 39,61 ton ha-1, perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 75% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil sebesar 39,24 ton ha-1 dan perlakuan pemupukan nitrogen sebesar 100% tanpa pupuk organik memberikan hasil lebih rendah yaitu sebesar 37,95 ton.ha-1.

 

Kata kunci: kubis, nitrogen,pupuk organik


References


Adiningsih, S. dan Rochayati. 1988. Peranan Bahan Organik dalam Meningkatkan Efisiensi Pupuk dan Produktivitas Tanah. Lokakarya Nasional: Efisiensi Pupuk. Puslittan: Bogor. 161-180.

Ashari, S.1995. Hortikultura Aspek Budidaya. UI-Press, Jakarta. 485 hal.

Badan Pusat Statistik. 2015. Jawa Timur dalam Angka 2015. Badan Pusat Statistik (BPS). Jawa Timur.

Barbarick, K.A. 2006. Organic Materials As Nitrogen Fertilizers. Colorado State University. Colorado.

Direktorat Tanaman Sayuran, Tanaman Hias dan Aneka Tanaman. 2002. Profil komoditas Kubis. Direktorat Jendral Bina Produksi Horltikultura. Jakarta. 30 hal.

Duan, Y.H., Y.L. Zhang, L.Y. Ye, XR Fan, GH Xu, QR Shen. 2007. Responses of Rice Cultivars with Different Nitrogen Use Efficiency to Partial Nitrate Nutrition. Ann Bot 99: 1153–1160.

Gonggo M., Hasanudin, B. dan Y. Indriyani. 2006. Peran Pupuk N dan P terhadap Serapan N, Efisiensi N dan Hasil Tanaman Jahe Di Bawah Tegakan Tanaman Karet. J. Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia 8 (1).

Irwan, A.W., A. Wahyudin dan Farida. 2005. Pengaruh Dosis Kascing dan Bioaktivator terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassicajuncea L.) yang Dibudidayakan Secara

Organik. J. Kultivasi 4(2):136–140.

Kubat, J., J. Klir and D. Pova. 2003. The Dry Matter Yields, Nitrogen Uptake and The Efficacy of Nitrogen Fertilisation In Long-term Field Experiments In Prague. Plant Soil Environment Journal. 49(8): 337 – 345.

Leiwakabessy, F. M. 1988. Kesuburan Tanah. Departemen Tanah. Fakultas Pertanian. IPB. Bogor.

Marschner, H. 1995. Mineral Nutrition of Higher Plants. 2ndEd. Academic Press. San Diego.

Muchovej, R. M and P. R. Newman. 2004. Nitrogen Fertilization of Sugarcane on A Sandy Soil: I. Yield and Leaf Nutrient Composition. J. Amer. Soc. Sugar Cane Technol. 24: 210-224.

Petrokimia. 2014. Petroganik. Gresik. diakses di http://www.petrokimiagresik.com/Pupuk/Petroganik.Petronik

Pracaya. 2007. Kol alias Kubis. PT. Penebar Swadaya: Jakarta. 96 hal.

Setyorini, D. 2005. Pupuk Organik Tingkatkan Produksi Pertanian, http://www.pustaka-deptan.go.id. Diakses 29 Agustus 2016.

Siregar, A. dan I. Marzuki. 2011. The Efficiency of Urea Fertilization on N uptake and Yield of Lowland Rice (Oryza sativa L.). J. Budidaya Pertanian 7: 107-112.

Smillie, J. and G. Gershuny. 1999. The Soul of The Soil: A soil-building guides for master gardeners and farmers. Revisied 5th edition. Chelsea Green Publishing, White River Junction. Vermont (USA).

Soepardi, G.1983. Sifat dan Ciri Tanah. IPB Pers. Bogor. 591 hal.

Sunarjono, 2004. Bertanam 30 Jenis Sayur. PT Penebar Swadaya, Jakarta. 58 hlm

Sunu, P., dan Wartoyo. 2006. Dasar Hortikultura. UNS Press. Surakarta.

Sutanto, R. 2002. Penerapan Pertanian Organik. Kanisius. Yogyakarta. 50 hal.

Sutapradja, H. dan Sumarni.N.K.1996. Pengaruh Dosis Pengapuran dan Kombinasi Pupuk N dan P terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. Jawa Barat. J. Hortikultura 6 (3): 263-268.

Suyamto dan Z. Arifin. 2002. Bio-teknologi Pupuk Organik. Universitas Muhamadiyah Sidoarjo. Sidoarjo.

Turmudi, E. 1999. Efektivitas Pemupukan Nitrogen dan Inokulasi. Bradyrhizobium japonicora pada Sistem Pertanaman Tumpang Sari Kedelai dan Jagung. Laporan Penelitian. Fakultas Pertanian. Universitas Bengkulu. Bengkulu.

Wijaya, K.A. 2008. Nutrisi Tanaman. Prestasi Pustaka Publisher. Jakarta. 121 hal.

Winarso, S. 2005. Kesuburan Tanah Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Gava Media. Yogyakarta.

Xiang, Y., Jiyun, J., Ping,H.E., Ming-zao, L. 2008. Recent Advances on The Technologies to Increase Fertilizer Use Efficiency.Agricultural Sciences in China 7(4): pp.469-479.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.