RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SELADA HIJAU (Lactuca Sativa L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK KASCING

Yogi Prayoga, Sri Hariningsih Pratiwi, Sulistyawati Sulistyawati

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dosis pupuk kascing yang tepat agar mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting hijau (Lactuca Sativa) yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah di Kelurahan Purutrejo Kec. Purworejo Kota Pasuruan pada bulan April – Juli 2021. Penelitian disusun menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yang terdiri atas 4 perlakuan dan 6 ulangan yaitu P0 = (Tanpa Pupuk Kascing), P1 = Dosis pupuk kascing 4,5 ton ha-1, P2 = Dosis pupuk kascing 5,5 ton ha-1, P3 = Dosis pupuk kascing 6,5 ton ha-1. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjut dengan uji BNT 5%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberian dosis pupuk kascing berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting hijau. Peningkatan dosis pupuk kascing memberikan hasil meningkat pada komponen pertumbuhan, analisis pertumbuhan dan komponen hasil. Tanaman selada keriting hijau dengan pemberian dosis pupuk kascing 6,5 ton ha-1 menghasilkan bobot segar tanaman-1 sebesar 233,79 g, bobot segar petak-1 sebesar 7,01 kg, dan bobot segar hektar-1 sebesar 25,98 ton.


Keywords


Pupuk Organik Kascing; Produksi; Tanaman Selada Hijau

Full Text:

PDF

References


Aini. R.Q., Y Sonjaya dan M.N. Hana. 2010. Penerapan Bionutrien KPD pada tanaman selada keriting (Lactuca sativa L.). Jurnal Sains dan Teknologi Kimia. 1 (1): 73-79.

Arinong, A.R dan Chrispen D.L 2011. Aplikasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi. Jurnal Agrisitem 7(1):47-54.

Ardiansyah, M. 2013. Respons Pertumbuhan dan Produksi Kedelai Hasil Seleksi Terhadap Pemberian Asam Askorbat dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskulardi Tanah Salin. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Atiyeh, R.M., J. Dominguez, Subler and C.A. Edwards. 2000. Changes in biochemical properties of cow manure during processing by wearthworm (Eisenia andrei) and the effects on seedling growth. Pedobiologia 44 :709-724.

Cahyono B. 2005. Budidaya dan Analisis Usaha Tani Selada Keriting. Yogyakarta: Kasinus. 114 halaman.

Cardner F.P., R. B. Pearce and R.L. Richell, 1985. Physiotogt o.f crop prant.lowa State Univ Press.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2018. DKI Jakarta dalam angka 2018. Kementerian Pertania (Kementan) DKI Jakarta.

Dosem I.R., Maria A dan Tri N.B. 2018. Pengaruh Dosis Pupuk kascing Dan Volume Penyiraman Terhadap Hasil Tanaman Selada (Lactica sativa L). Jurnal Agromast. 3 (1):1-11.

Edi dan Yusri. 2010. Budidaya Sawi Hijau. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jambi. 54 halaman.

Gede Mas Artha U.I.,Sulistyawati dan Sri Hariningsih Pratiwi.2018. Efektifitas Pemberian Pupuk Kascing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Sawi Sendok (Brasicca rapa L.). Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, Nomor 1, Juli 2018, Hal. 9-15.

Krishnawati, D. 2003. Pengaruh Pemberian Pupuk Kascing Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kentang (Solanum tuberosum). Buletin KAPPA. 4(1): 9-12. Lakitan, B. 2011. Dasar – Dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajagrafindo Persada. Jakarta. 206

Mashur. 2001. Vermikompos (Kompos Cacing Tanah) Pupuk Organik Berkualitas dan Ramah Lingkungan. Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IPPTP). Mataram. 34 halaman.

Mulat, T. 2003. Membuat Dan Manfaat Kascing Pupuk Organik Berkualitas. Agromedia Pustaka. Jakarta. 37 halaman.

Musfal.2010. Potensi Cendawan Mikoriza Arbuskula untuk Meningkatkan Hasil Tanaman Jagung. Jurnal Litbang Pertanian 29 (24):154-158.

Nazaruddin. 2003. Budidaya dan Pengantar Panen Sayuran Dataran Rendah. Penebar Swadaya. Jakarta. 142 halaman.

Nugroho D.B., Dawan M dan Ninuk H. 2017. Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Akibat Pemberian Biourin Sapi Dan Kascing. Jurnal Produksi Tanaman 5 (4) : 600-607.

Nurdin. 2011. Penggunaan Lahan Kering di Das Limboto Provinsi Gorontalo untuk Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Litbang Pertanian 30(3): 98 –107.

Chasanah Nurul, A. Zainul Arifin dan Retno Tri Purnamasari. (2018). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis. Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan, 2: 1-7.

Palungkun, R. 1999. Sukses Beternak Cacing Tanah (Lumbricus
rubellus). Jakarta: Penebar Swadaya. 96 halaman.

Pracaya. 2004. Bertanam Sayur Organik di Kebun, Pot dan Polibag. Penebar Swadaya. Jakarta. 112 halaman.

Radian. 1994. Cara Pembuatan Kascing dan Peranannya dalam Meningkatkan Produktivitas Tanah. Topik Khusus. Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran.

Sathianarayanan dan B. Khan.2008. An Eco-Biological Approach for Resource Reclyicling and Pathogen (Rhizoctoniae,Solari, Kuhn) Suppression. Journal of Enviromental Protection Science. 2(1):36-39.

Sinha R.K. 2009. Earthworms Vermicompost. A powerfull crop Nutrient Over The Conventional Compost And Protective Soil Conditioner Against The Destructive Chemical Fertilizers For Food Safety And Security” Am-Euras . Jurnal Agricultur And Environ. Sci. 5(1):1-5

Sitompul S.M. dan B.Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 412 Hal.

Supriyati Y dan Herlina E. 2010. Bertanam 15 Sayuran Organik Dalam Pot. Penebar Swadaya. Jakarta. 148 halaman.

Suyadi et al. (2014). Reproductive performance of peranakan ongole (PO)- and Limousin x PO Crossbred (Limpo) cattle at different altitude areas in East Java, Indonesia. Journal of Applied Science and Agriculture, 9(11), 81–85.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan