PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG SAPI FERMENTASI DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hipogaea L.)

Imam Sholehuddin, Retno Tri Purnamasari, Sri Hariningsih Pratiwi

Abstract


Kacang tanah merupakan tanaman pangan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi karena kandungan gizinya terutama protein dan lemak yang tinggi. Kebutuhan kacang tanah dari tahun ke tahun terus meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan gizi masyarakat, diversifikasi pangan, serta meningkatnya kapasitas industri pakan dan makanan di Indonesia. Namun produksi kacang tanah dalam negeri belum mencukupi kebutuhan Indonesia yang masih memerlukan subtitusi impor dari luar negeri (Sembiring, Sipayung dan Sitepu. 2014). Dengan demikian diperlukan upaya peningkatan produksi kacang tanah. Salah satunya dengan cara pemupukan, baik pupuk organik seperti pupuk kandang sapi fermentasi maupun pupuk anorganik seperti urea.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis kombinasi pupuk kandang sapi fermentasi dan pupuk urea yang tepat untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah yang optimal. Penelitian dilaksanakan di dusun kampung baru kelurahan gratitunon kecamatan grati pasuruan dengan ketinggian ±4 mdpl. Tanah yang digunakan memiliki kandungan N 0,129%, P2O5 57 ppm, K 225 ppm dan c-organik 1,3%. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan meliputi : P1 : 15 ton pupuk kandang sapi fermentasi + Urea 50%, P2 : 15 ton pupuk kandang sapi fermentasi + Urea 75%, P3 : 20 ton pupuk kandang sapi fermentasi + Urea 50%, P4 : 20 ton pupuk kandang sapi fermentasi + Urea 75%, P5 : 25 ton pupuk kandang sapi fermentasi + Urea 50%, P6 : 25 ton pupuk kandang sapi fermentasi + Urea 75%. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F), apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan perlakuan 25 ton pupuk kandang sapi fermentasi + urea 75% merupakan dosis yang lebih baik untuk mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah dengan bobot polong tanaman-1 20,95 g, bobot polong petak-1 0,29 kg, dan bobot polong hektar-1 1,87 ton.


Keywords


Pupuk Kandang Sapi Fermentasi; Urea; Kacang Tanah; Bobot Polong

Full Text:

PDF

References


Arisana, P. J., Armaini, dan Ariani, E. 2017. Pengaruh Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Jagung Semi (Baby Corn) dan Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pada Pola Tumpangsari. JOM FAPERTA 4(1) : 1 – 15.

Budiana. 1993. Produksi Tanaman hijauan Pakan Ternak Tropis. Fakultas Peternakan Gajah Mada. Yogyakarta.

Gardner, F.P., R.B. Pearce., dan R.L. Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Hardjowigeno, S. 1995. Ilmu Tanah. Media Sarana Perkasa. Jakarta.

Nyakpa, M.Y, A. M. Lubis, M.A. Pulung, A.G. Amrah, A. Munawar, G.B. Hong dan N. Hakim. 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. 258 hal. Rukmini, A. 2017. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan. Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pada Kondisi Kadar Air Tanah yang berbeda. Skripsi. UIN Maulana Malik ibrahim. Malang.

Sarawa, Gusnawaty HS, dan Sartika. 2014. Efek Residu Pupuk Kandang dan Trichoderma terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glicine max L.). Majalah Ilmiah : Agriplus 24(02) : 169-176.

Sutrisno. 2004. Studi Dosis Pupuk dan Jarak Tanam Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.). Pati (ID). Litbang Kabupaten Pati.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan