PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays var.saccharata Sturt.)

Viki Ashari, A. Zainul Arifin, Sulistyawati Sulistyawati

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk anorganik  terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Percobaan dilakukan di lahan sawah Desa Krapyakrejo Kecamatan Gading Rejo Kota Pasuruan. Percobaan dimulai dari bulan Maret - Juni 2018.

Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor yang diuji adalah dosis pupuk kandang kambing yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik terdiri dari 5 perlakuan, yaitu: P0 = 0 ton ha-1 pukan+ 100% anorganik, P1 = 10 ton ha-1 pukan + 75% anorganik, P2 = 15 ton ha-1 pukan + 50 % anorganik, P3 = 20 ton ha-1 pukan + 25% anorganik dan P4 = 20 ton ha-1 pukan + tanpa anorganik dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan jarak tanam 80 cm x 20 cm.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kandang kambing dan pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata pada fase vegetatif tetapi tidak berpengaruh nyata pada fase generatif. Hasil lebih baik diperoleh pada perlakuan 20 ton ha-1 pupuk kandang kambing yang dikombinasikan dengan 25% pupuk anorganik.

Kata kunci: dosis, jagung manis, pupuk anorganik, pupuk kandang


Full Text:

PDF

References


Bara, A. dan M. A. Chozin. 2009. Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Frekuensi Pemberian Pupuk Urea terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung (Zea mays L.) di Lahan Kering. dalam Kumpulan Makalah Seminar Hasil Penelitian Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

BPPP. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian. Jawa Barat.

Dinariani, Y. B., S. Heddy dan B. Guritno. 2014. Kajian Penambahan Pupuk Kandang Kambing dan Kerapatan Tanaman yang Berbeda pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). J. Produksi Tanaman. 2 (2): 128-136.

Follet, RH., LS. Murphy, and RL. Donahue. 1981. Fertilizers and Soil Amendments. Prentice Hall, Inc., London. P. 393–422.

Goldsworthy P. L. dan N. M. Fisher. 1996. Fisiologi Tanaman Budidaya Tropik. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Lingga dan Marsono. 2000. Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah Kultivar Palu. J. Hortikultura. 9(3): 212-219.

Mayadewi, N. N. A. 2007. Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Gulma dan Hasil Jagung Manis. J. Agritop. 26 (4):153-159.

Sarief, S. 1985. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

Sitompul, S. M. dan B. Guritno. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 412 hal.

Sudarkoco, S. 1992. Penggunaan Bahan Organik pada Usaha Budidaya Tanaman Lahan Kering Serta Pengelolaannya. Skripsi. Fakultas Pertanian. IPB. Bogor. 78 hal.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.